Detail Cantuman Kembali

XML

Range : mengapa generalis lebih unggul daripada spesialis = Why generalist triumph in a specialized world


Range adalah buku yang terbit pada 2019 ditulis oleh David Epstein di mana ia memperluas poin-poin dari bukunya sebelumnya The Sports Gene: Inside the Science of Extraordinary Athletic Performance untuk membuat argumen yang lebih umum melawan spesialisasi yang berlebihan. Dalam buku tersebut, ia berpendapat bahwa rentang – didefinisikan sebagai pengalaman yang lebih beragam di berbagai bidang – lebih relevan dalam masyarakat saat ini daripada spesialisasi karena masalah jahat dunia modern memerlukan pengalaman dan pengetahuan yang menjembatani dari berbagai bidang untuk mendorong solusi. Sinopsis Buku Apa jalan yang paling efektif untuk meraih kesuksesan pada setiap hal? Jawabannya bukan seperti yang Anda kira. Banyak ahli berpendapat siapa pun yang ingin mengembangkan keahlian, memainkan alat musik, atau memimpin di lapangan harus mulai menekuninya sejak dini, berfokus secara intens, dan sengaja berlatih sebanyak mungkin. Jika terlambat melakukannya, Anda tidak akan pernah bisa mengejar mereka yang menekuni bidang itu lebih awal. Namun, penelitian secara lebih mendalam terhadap orang-orang yang paling unggul di bidangnya—dari atlet profesional sampai peraih Nobel—menunjukkan bahwa pengkhususan bidang sejak dini adalah pengecualian, bukan aturan. David Epstein meneliti atlet, seniman, musisi, penemu, peramal, dan ilmuwan paling sukses di dunia. Ia menemukan bahwa di sebagian besar bidang—terutama yang kompleks dan tak terduga—yang lebih unggul adalah generalis, bukan spesialis. Generalis sering kali terlambat menemukan jalur mereka dan mencoba banyak bidang, bukannya berfokus pada satu bidang. Mereka juga lebih kreatif, lebih gesit, dan mampu membuat kaitan-kaitan yang tidak bisa dilihat oleh para spesialis. Provokatif, mendetail, dan mengasyikkan, Range menyajikan gagasan yang menarik tentang secara aktif mengolah ketidakefisienan. Gagal adalah cara terbaik untuk belajar. Orang yang sering mengalami kegagalan pada akhirnya memiliki karir yang paling memuaskan. Para penemu yang paling berdampak mempelajari berbagai bidang, bukan hanya memperdalam pengetahuan di satu bidang tertentu. Ketika sejumlah pakar mengotak-ngotakkan keahlian, sementara komputer memiliki kemampuan lebih banyak bila dioperasikan oleh orang-orang yang sangat berfokus, orang yang berpikir secara luas serta merangkul keberagaman pengalaman dan perspektif akan semakin berkembang.
Bibliografi : halaman 351 - 389
penulis, David Epstein; penerjemah, Susi Purwoko; perwajahan sampul, Suprianto; perwajahan isi, Mulyono
Epstein, David - Personal Name
Susi Purwoko - Personal Name
Cetakan kelima: Maret 2023
153.8 EPS r
978-602-06-3776-1
153.8
Text
Indonesia
Gramedia Pustaka Utama
2023
Jakarta
389 halaman ; 23 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...